surat untuk hujan

selalu mengetuk genteng rumahku
Tik… Tik… Terkadang pelan… Namun tak perlu ditunggu untuk menyaksikan ibu-ibu mengangkat kain jemuran mereka dari pekarangan, tak peduli apakah itu masih basah atau telah kering…
Begitulah pemandangan yang kira-kira menjadi langganan tontonanku beberapa hari belakangan ini. Musim hujan telah datang, menggantikan hari-hari gersang penuh debu dengan sejuta suara dentingan kasar di atap sekolah…
Hujan, terkadang membuatku terseret pada beberapa masalah yang cukup membuatku panas dingin. Begitu banyak, sungguh banyak.
————————————————————————————–
Senin pagi, aku terbangun dengan susah payah, kau sedang menari diluar rumah dengan sejuta rintik beningmu, sejuk, membuat susah untuk bangun, Betapapun berdarah-darah aku mencobanya, terlalu sukar. Kesal, memang. Namun ada sedikit harapan, paling tidak dengan dirimu, upacara penaikan bendera akan dibatalkan hari ini, kakiku sakit akibat jatuh semalam. Namun, coba tebak! kau berhenti dengan seenaknya! dengan waktu yang betul-betul tak layak bagiku, berhentinya kau menari sama saja dengan memunculkan tunas masalah, membuat upacara tetap dilaksanakan dan membuat lapangan menjadi becek. Kau membuatku kesal!!
***
Beberapa jam kemudian, didalam jam pelajaran, kau kembali turun, dengan tiupan sejukmu, dan bunyi denting-dentingan di atap kelasku, membuatku begitu mengantuk, begitu mengantuk hingga mendireksi penjelasan berbusa guru fisikaku tentang hubungan energi mekanik dengan gerak sirkural, menjadi dongeng indah pengantar tidur, membuat tak satupun pelajaran masuk ke kepalaku. Kau berhasil membuatku bersungut-sungut!!
***
Pulang sekolah, kulanjutkan perjalanan ke warnet dekat sekolah, bermain DotA dengan teman-teman. Kau datang dengan seenaknya, juga membawa temanmu si petir itu dengan seenaknya pula. Berkali-kali tanganku tergelincir dari keyboard ketika kau merusuh dengan temanmu itu… Membuatku kaget setengah mati. Kau membuatku marah!!
***
Tidakkah cukup hari buruk yang telah kau buat menjadi semakin buruk ini? ah.. Kau tutup senin naas ini dengan guyuranmu yang begitu basah, membanjiri semua yang bisa kau banjiri. Membuat kepulanganku ke rumah untuk memejamkan mata sejenak, menjadi begitu kuyub. Biasanya kututup perjalanan dengan berjalan ke arah timur, dengan matahari merah dibelakangku, kau tukar dengan seenaknya dengan sore buruk penuh becek dan deretan gigil kedinginan. Ingin kuminta pada tuhan untuk menyuruhmu menunda kedatanganmu ini, namun itulah kebiasaan burukku, selalu mencoba menginterupsi tuhan atas apa yang dilakukanNya. Hujan, sungguh, kau membuatku begitu muak!!
***
Namun begitu, ada saat-saat aku begitu ingin mengangkatmu sebagai sahabat. Ada waktu dimana kau menurunkan tetesan-tetesan sejukmu ketika aku begitu haus setelah bermain bola di lapangan. Ada kalanya kau nyenyakkan tidurku di malam hari yang sunyi, mendongeng dengan ketukan-ketukan diatas genteng, membuatku tertidur pulas. Pernah pula kau menemaniku makan siang di pekarangan, dengan aura dinginmu, membuat mie rebusku menjadi sepuluh kali lebih lezat… Untuk beberapa kali kesempatan, kau sering kurindukan
***
Ah, hujan, selama dia mau bersahabat denganku, aku tetap dan akan tetap menyukainya, semenyebalkan apapun dia…
25 Comments

(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Di tempat saya huja ditunggu-tunggu kedatangannya. Sawah tadah hujan di sini sangat tergantung pada turunnya hujan.
:kucing_ampun2:
hujan. kau membuatku berpikir bahwa ada seorang yang gendut yang sedang mempertanyakan eksistensimu
hujan. kau membuatku berpikir……………………
maaf hujan aku terlalu lelah untuk berpikir
:kucing_keren:
hanya hujan yang mampu menjelajah ke semua ruang hatimu..
arief dah coba dengar ‘Hujan’nya Tiar Ramon? itu lagu jaman ibunya bundo, tapi setelah bundo jadi tua begini jadi suka juga, hehhhehh
bravooo….
bagus sekali tulisanmu kali ini rif. Aku suka!
EM
hujan,… kau membuatku rindu dengan masa kecilku.
dimana aku bermain dan bercanda bersama teman ditengah derasnya dirimu.
hujan….
kau membuatku rindu dengan teman2ku masa SD dan SMP ku. dimana setelah engkau lelah mempermainkanku dengan pasokan airmu,dan membuatku sekolahku selalu banjir….
dan setelah itu aku dan mereka bermain dengan genangan2 air yang kau kumpulkan dihalaman sekolah kami…..:kucing_wow:
jangan menghujat hujan loh…entar ga dikasih ujan baru tau rasa, gimana nikmatnya hujan…
hujan malah enak kok, sambil menikmati rintiknya, minum teh anget ditemeni gorengan, ato kalo gak…ambil selimut, nyungsep di dalamnya, memaknai hujan bersama ritme..ZZZzz..zz..z.z…. :kucing_bobo:
Tulisanmu ini bagus rif…aku suka..
tapi…hujan yang keluhkan itu, sungguh angat dinantikan di tempatku. karena dengan hujan, volume air di waduk bertambah…dan hasilnya? nggak ada pemadaman listrik lagi…
Coba hujan di tempatmu bisa dioper ke sini, Rif…
wah…keren lah . .
api kenapa ketika panas ita slalu mencercana tika dingin malah da yang komplain:kucing_shiver:
tapi gpp .mudah2n walau hujan turun kita masih bisa mkan ayam goreng buatan mama gue rif haha:kucing_ngakak:
Hujan itu anugrah …
Soon you will know …
why I said so …
Salam saya
Aaaahhh..
Tulisan yang sangat indah!
Sebagai pecinta hujan, aku sedih juga kalau dia dianggap menyebalkan… Tapi, tapi… bagian penutupnya aku suka banget…
AMAZING……………………
RIF, di ultah blog kamu yang pertama, kita kumpulin tulisan kamu yang begini begini tipenya, ntar kita cetak ya…buat koleksi kita kita aja, tenag aja, ntar soal donatur cetakan tugas bg im tuh…OK
Makin hari kamu makin hebat RIF…bangga mengenal anak seperti kamu SALUTTTTTTTTTT
Suatu saat jikalau kamu meluncurkan sebuah buku, aku ingin menjadi salah satu yang ngasih pengantarnya…wkwkwkwkwkwkw (Ngarep)
Kemarin hujan deras, saya malah hujan-hujanan. gak peduli dibilang kekanak-kanakan yang penting bisa bebas bermain dengan air hujan.
buat saya hujan adalah anugerah, walaupun seringkali kedatangannya disambut dengan sungutan kalo tidak pada waktunya, tetep aja kita sering merindukannya.
:kucing_naksir:aku ska hujan..
cz,, saat hujan aq bru bsa nangis
hahaha :kucing_wow:
hujan sungguh sebuah anugerah apalagi ditempat saya masih banyak lahan pertanian yang kekeringan.! salam kenal
aku senang kalo udah ujaan ..
Hujan….
Dengan indahnya Menari..
Mengangkat debu-debu aspal
yang menusuk hidung…
Tapi setidaknya anak-anak hujan…
menghiburku dengan nyanyiannya…
Nah, saya kebalikannya…
emosi saya selalu teredam jika turun hujan.
tidak mengumpat pada saat harus berteduh di tepi jalan padahal sedang buru2.
Pokoknya banyak orang bilang Triunt itu orangnya kagak pernah bisa marah pas lagi hujan. :kucing_mikir:
hmmmm… soal ujannya banyak yg udh komen…
nah mau tanya deh..
game DOTa itu apa ya?
ah, agak kesal membaca paragraf2 awal tulisanmu, tapi tiba di paragraf terakhir kesalku pun hilang :kucing_terharu:
hujan itu berkah, hujan itu gaib. jika ia tak kunjung dtg hingga semusim berlalu, kita suka sekali mengundangnya dengan jamuan2 khusus yang ‘agak’ magis. sayangnya ketika hujan marah, kita suka juga ikutan marah mengutukinya. karena sungai meluap banjir dimana2.
hmm, coba dengan lagunya Efek rumah kaca yang judulnya Desember, juga yang judulnya HUjan jangan marah. (si ipan punya tuh lagu)
oya, ketika hari sabtu waktu terima raport di SMA 3, aku melihatmu (semoga tidak salah liat) sedang membonceng teman keluar pekarangan sekolah.
Hujan ya…
Kalo turun hujan, tumbuh-tumbuhan senang, Rif…
Kalo manusia, ada yang senang (kalo sudah lama musim panas kan) dan tidak senang tuh (yang kebanjiran, kelelep)
Tapi, percayalah, apapun ciptaan dan ketentuan Allah, tidak ada yang sia-sia, semua ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil…
Ok, Rif…
:kucing_fyi:
ayo rif, apdeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttttttttt!!
wahh.. tulisannya bagus banget.
indah, mengalir.. seperti hujan.
like this post!
senang, tersesat disini.
:kucing_fyi:
Bagus banget tulisan ini…karena aku juga benci2 rindu pada hujan…kalau kehujanan bisa bikin aku flu karena kedinginan tapi kalau panas matahari lagi terik aku bener2 kangen sama hujan
Hujan..
sesuatu yang paling saia tak inginkan ada..
..saat saia akan berangkat sekolah. tentunya ber-ojek ria..
:kucing_shiver:
tapi memang hujan jadi pengantar tidur paling aduhayy
:kucing_fyi: