Sedikit coretan: ketika hati bertutur

sebuah persembahan

sebuah persembahan

Berlebihankah jika…

Kuucapkan namamu sebelum kuhirup sejuknya embun?

Berlebihankah, jika aku mengutuk malam, karena membuat harimu menjadi kelam?

Read More

tukang ojek itu begitu cerewet

hmmm.. beberapa dari mereka, ada yang hebat!
hmmm.. beberapa dari mereka, ada yang hebat!

Semua kejadian, apakah itu kejadian besar yang akan meluluhlantakkan semesta, ataupun hanya kejadian kecil seperti terketuknya pintu-pintu fikiran, tak akan bisa kita prediksi, bagaimanapun caranya.

Read More

surat untuk hujan

selalu mengetuk genting rumahku

selalu mengetuk genteng rumahku

Tik… Tik… Terkadang pelan… Namun tak perlu ditunggu untuk menyaksikan ibu-ibu mengangkat kain jemuran mereka dari pekarangan, tak peduli apakah itu masih basah atau telah kering…

Begitulah pemandangan yang kira-kira menjadi langganan tontonanku beberapa hari belakangan ini. Musim hujan telah datang, menggantikan hari-hari gersang penuh debu dengan sejuta suara dentingan kasar di atap sekolah…

Hujan, terkadang membuatku terseret pada beberapa masalah yang cukup membuatku panas dingin. Begitu banyak, sungguh banyak.

Read More

kuacuhkan si cantik itu

kuacuhkan dirimu.. maaf..

kuacuhkan dirimu.. maaf..

Entah kejadian apa yang membuatku begitu kesal sore itu. Aku bahkan ragu tak ada satupun kejadian yang membuat diriku sekesal itu. Ini mungkin cuma pengaruh mood. Aku terlalu stress!!

Ulangan harian dan tugas yang bertumpuk membuatku bagitu jenuh! sungguh jenuh sampai-sampai 3 tetes saus tomat yang tercecer ke bajuku bisa membuatku begitu marah.

Ah, mengapa semua kesulitan ini membuatku kusut(terlebih lagi, ini nyaris harfiah)… Kuakui, aku tak cukup jenius untuk melalui semua ini cukup dengan sebuah senyum simpul. Bergunung-gunung ulangan, tugas, postest yang sayangnya harus kukerjakan semua, dan bukan untuk kudaki.

Read More

Kawan, cita-citamu, sungguh….

ah... kuli bangunan.. sebuah cita-citakah??

ah... kuli bangunan.. sebuah cita-citakah??

Anak-anak, coba beritahu ibuk cita-cita kalian!!.” Itulah yang sering diucapkan guruku ketika aku masih di taman kanak-kanak… Ajaibnya, pertanyaan pendek itu mengundang begitu banyak jawaban, ada yang mengatakan dia ingin jadi dokter, pilot, insinyur, polisi, dan beberapa pekerjaan lainnya. Banyak kumaksudkan disini, adalah banyak suara yang menjawab, frekwensi respon, bukan variasi dari jawaban.

Read More

ketika blogger sakit

ketika blogger sakit

ketika blogger sakit

Masa remaja itu kuibaratkan sebagai pisau bermata dua, disatu sisi masa remaja membuat kita terlatih matang untuk meluncur ke hari dewasa, namun di satu sisi masa remaja telah mereduksi kemanjaan-kemanjaan masa kecil sampai titik terkecil.

Read More

buat temanku di dunia sana

selamat jalan kawan...

selamat jalan kawan...

Hai La, nyamankah rasanya di dunia sana? Kuharap iya, toh cepat atau lambat akau akan jadi penghuni sana juga.

Read More
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline