Cerpen: Lingkaran merah
8 Juli 1986
Hujan masih senantiasa bergemuruh meratapi genting di langit-langit rumah. Kegelapan masih betah bertahan di ruangan ini, seakan ingin menemaniku yang duduk sendiri di ruang tamu. Sudah seminggu lamanya hari-hari ini berguguran, terbenam dalam langkah-langkahku, sudah seminggu berlalu setelah kepergianmu.
Jejak-jejak yang tertata
Waktu bisa saja tiba-tiba menjelma sebagai sesuatu yang licik.
Membuai-buai fikiran hingga tak terasa bahwa kita telah terdampar di penghujung zaman.
Hmm. Rasanya baru kemarin aku membakar ikan di tengah pekarangan bersama para tetangga, begadang semalam suntuk, mengacuhkan belaian angin malam, memelototi film the da vinci code, tidur ketika para binatang telah tidur jauh sebelumnya
Read MoreCerpen: elegi sepucuk anggrek

elegi sepucuk anggrek
Sebelumnya, aku akan meminta pada para pembaca LT semua, ini adalah sebuah cerpen, so, jangan quick read ya… Kalaupun tak ada waktu, silahkan di save dahulu. baru diberi kritik dan sarannya… OK!! mari dimulai!!!
Read MoreSedikit coretan: ketika hati bertutur

sebuah persembahan
Berlebihankah jika…
Kuucapkan namamu sebelum kuhirup sejuknya embun?
Berlebihankah, jika aku mengutuk malam, karena membuat harimu menjadi kelam?
tukang ojek itu begitu cerewet

- hmmm.. beberapa dari mereka, ada yang hebat!
Semua kejadian, apakah itu kejadian besar yang akan meluluhlantakkan semesta, ataupun hanya kejadian kecil seperti terketuknya pintu-pintu fikiran, tak akan bisa kita prediksi, bagaimanapun caranya.
surat untuk hujan

selalu mengetuk genteng rumahku
Tik… Tik… Terkadang pelan… Namun tak perlu ditunggu untuk menyaksikan ibu-ibu mengangkat kain jemuran mereka dari pekarangan, tak peduli apakah itu masih basah atau telah kering…
Begitulah pemandangan yang kira-kira menjadi langganan tontonanku beberapa hari belakangan ini. Musim hujan telah datang, menggantikan hari-hari gersang penuh debu dengan sejuta suara dentingan kasar di atap sekolah…
Hujan, terkadang membuatku terseret pada beberapa masalah yang cukup membuatku panas dingin. Begitu banyak, sungguh banyak.
Read More

