Untuk senandung, kita beda, kawan…
Lantunan lagu-lagu norak itu masih senantiasa menggantung di daun telingaku. Inilah salah satu hal yang membuatku kehilangan ketertarikan untuk menonton TV: acaranya mulai didominasi oleh acara-acara musik terbaru yang kebanyakan NORAK SANGAT.
Read MoreCerpen: Segenggam rindu di gerbong terakhir
Besi besar ini baru bergerak sejengkal, namun pikiranku sudah melalang ribuan kilo. Aku baru saja menduduki kursi di kompartemen berdebu ini, diatas kereta tua yang akan membawaku entah ke bumi yang mana. Lagipula mana aku peduli? Aku hanya ingin pulang.
Aku tak bisa lagi menahan denyut-denyut kerinduan ini, yang semakin berdenyut, terasa semakin perih. Aku rindu pada tempat yang bahkan tak lagi bisa kugambarkan di kepala ini. Kerinduan pada tempat yang sangat jauh adalah hal yang biasa. Namun berpulang kesana dengan tangan hampa adalah hal konyol.
Read MoreIngin berbalik kembali
Andai hidup memiliki tombol rewind.
Aku akan perbaiki masa taman kanak-kanakku yang tak pernah kuselesaikan, akan kupukuli semua anak nakal yang menggangguku, akan kudapatkan nilai A+ di semua prakarya sekolahku.
Read MoreTernyata Beliau senang mengutak-atik
Aku baru tahu, bahwa ternyata Tuhan senang dalam melencengkan sesuatu, hingga sesuatu itu berkesan berantakan. Berantakanadlah keadaan dimana sesuatu itu tidak diletakkan pada tempatnya. Bagiku berantakan bukan hanya itu, namun suatu hal yang sebab akibatnya yang tak benar juga akan kuanggap berantakan. Seperti jika kita berada dalam rumah yang kebakaran, namun kita tetap tidak hangus hingga api padam, maka itu juga kusebut sebagai â€takdir yang berantakanâ€.
Read MoreCerpen: Lingkaran merah
8 Juli 1986
Hujan masih senantiasa bergemuruh meratapi genting di langit-langit rumah. Kegelapan masih betah bertahan di ruangan ini, seakan ingin menemaniku yang duduk sendiri di ruang tamu. Sudah seminggu lamanya hari-hari ini berguguran, terbenam dalam langkah-langkahku, sudah seminggu berlalu setelah kepergianmu.
Cerpen: elegi sepucuk anggrek

elegi sepucuk anggrek
Sebelumnya, aku akan meminta pada para pembaca LT semua, ini adalah sebuah cerpen, so, jangan quick read ya… Kalaupun tak ada waktu, silahkan di save dahulu. baru diberi kritik dan sarannya… OK!! mari dimulai!!!
Read More




