Ingin berbalik kembali
Andai hidup memiliki tombol rewind.
Aku akan perbaiki masa taman kanak-kanakku yang tak pernah kuselesaikan, akan kupukuli semua anak nakal yang menggangguku, akan kudapatkan nilai A+ di semua prakarya sekolahku.
Read MoreTernyata Beliau senang mengutak-atik
Aku baru tahu, bahwa ternyata Tuhan senang dalam melencengkan sesuatu, hingga sesuatu itu berkesan berantakan. Berantakanadlah keadaan dimana sesuatu itu tidak diletakkan pada tempatnya. Bagiku berantakan bukan hanya itu, namun suatu hal yang sebab akibatnya yang tak benar juga akan kuanggap berantakan. Seperti jika kita berada dalam rumah yang kebakaran, namun kita tetap tidak hangus hingga api padam, maka itu juga kusebut sebagai ”takdir yang berantakan”.
Read MoreCerpen: Lingkaran merah
8 Juli 1986
Hujan masih senantiasa bergemuruh meratapi genting di langit-langit rumah. Kegelapan masih betah bertahan di ruangan ini, seakan ingin menemaniku yang duduk sendiri di ruang tamu. Sudah seminggu lamanya hari-hari ini berguguran, terbenam dalam langkah-langkahku, sudah seminggu berlalu setelah kepergianmu.
Cerpen: elegi sepucuk anggrek

elegi sepucuk anggrek
Sebelumnya, aku akan meminta pada para pembaca LT semua, ini adalah sebuah cerpen, so, jangan quick read ya… Kalaupun tak ada waktu, silahkan di save dahulu. baru diberi kritik dan sarannya… OK!! mari dimulai!!!
Read MoreSedikit coretan: ketika hati bertutur

sebuah persembahan
Berlebihankah jika…
Kuucapkan namamu sebelum kuhirup sejuknya embun?
Berlebihankah, jika aku mengutuk malam, karena membuat harimu menjadi kelam?
hari itu tak sakral lagi

cobalah kawan lihat ke kalender siang itu, pastikan hari itu tanggal 17 agustus, dan lihatlah ke sekeliling… kawan akan melihat berpuluh-puluh tiang bendera merah putih lengkap dengan benderanya berkibar gagah…



