<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Eastern Sky Area &#187; Diary</title>
	<atom:link href="http://www.langittimur.com/category/diary/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.langittimur.com</link>
	<description>Mencoba Menerka, Ke Langit Yang Mana Angin Akan Bermuara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Apr 2010 21:27:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Untuk senandung, kita beda, kawan&#8230;</title>
		<link>http://www.langittimur.com/untuk-senandung-kita-beda-kawan.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/untuk-senandung-kita-beda-kawan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 21:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.com/?p=530</guid>
		<description><![CDATA[Lantunan lagu-lagu norak itu masih senantiasa menggantung di daun telingaku. Inilah salah satu hal yang membuatku kehilangan ketertarikan untuk menonton TV: acaranya mulai didominasi oleh acara-acara musik terbaru yang kebanyakan NORAK SANGAT. Musik. Bukanlah sekedar hiburan bagiku. Bagiku musik adalah hal yang mistis, yang entah kenapa bisa saja mengikuti atau mengubah suasana hati. Aku memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_533" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/04/IMG_43991.jpg"><img class="size-full wp-image-533" title="IMG_4399" src="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/04/IMG_43991.jpg" alt="" width="500" /></a><p class="wp-caption-text">-_-</p></div>
<p>Lantunan lagu-lagu norak itu masih senantiasa menggantung di daun telingaku. Inilah salah satu hal yang membuatku kehilangan ketertarikan untuk menonton TV: acaranya mulai didominasi oleh acara-acara musik terbaru yang kebanyakan NORAK SANGAT.</p>
<p><span id="more-530"></span>Musik. Bukanlah sekedar hiburan bagiku. Bagiku musik adalah hal yang mistis, yang entah kenapa bisa saja mengikuti atau mengubah suasana hati. Aku memang bukan orang yang paham soal musik, namun yakinlah, aku sangat mengerti sekali musik apa yang bisa cocok dengan jalan pikiranku. Mulai dari musik, lirik, makna, haruslah bisa menyentuh hati. Dan unsur-unsur lagu yang bisa menyentuh hati tentulah musik yang diciptakan dari hati, bukan royalti.</p>
<p>Mari izinkan dulu aku curhat sedikit. rasanya sudah cukup aku menyimpan fakta ini sendiri, seiring kernyitan dahi orang-orang melihat playlist lagu di laptopku, sejalan dengan setiap pertanyaan orang-orang â€œitu lagu apa?? Jaman nenek gua yah??â€ . Yah. Akulah pecinta lagu-lagu klasik, yang sekarang berubah naman menjadi â€œkunoâ€.</p>
<p>Cobalah para teman-teman blogger jika (mudah-mudahan) kita kopdar nanti, silahkan lihat playlist winampku. Jangan harap akan mendapatkan lagu-lagu trend anak muda sekarang. Anda akan mendapatkan pemandangan seakan-akan kakekku lah yang sepenuhnya memakai winamp di laptop ini. Jangan harapkan lagu-lagu sesuai dengan tangga lagu terkini akan hadir terpampang disini. Anda hanya akan mendapatkan lagu-lagu jaman orang masih berhubungan dengan menulis surat. Mulai dari lagu-lagu ringan seperti â€œFeelingsâ€-nya Morris Albert, â€œCanâ€™t smile without youâ€-nya Barry Manilow, lalu mungkin semakin kebawah, lirik lagunya mungkin sedikit menjadi agak berat. Seperti â€œI donâ€™t wanna talk about itâ€-nya rod steward, lalu koleksi lagu Ebiet G Ade, dan semakin ke ujung, akan lebih berat, seperti koleksinya Scorpions juga seperti lagunya Joan Baez.</p>
<p>Tolong jangan ada yang keberatan jika aku berlagak seperti pengamat musik disini. Bukan apa-apa, ini hanya karena aku berhak berkomentar sebagai pendengar(walau tidak sering), tak usah di media massa, cukup di langit tercinta ini saja.</p>
<p>Menurutku kualitas musik di jagad melodi Indonesia sudah mulai menuju kebobrokan, seiring dengan berjalannya waktu dan bertukarnya gaya hidup masyarakat. Menurut pendapat pribadiku, proses pe-reduksi-an kualitas ini disebabkan oleh bertumbuhnya beberapa gaya masyarakat baru: â€œRing Back Toneâ€, siaran lagu-lagu terkini, dan lain-lain. Inilah yang mungkin memiliki peran penting dalam perubahan kualitas, yang jelas diakibatkan oleh bertukarnya motivasi para pemusik. Yang mana dahulu dalam berkarya dengan niat menghibur(dan tak lepas pula mencari nafkah) , telah bertukar manjadi mendapatkan RBT terbanyak, penjualan album sekian juta copy, atau hanya ingin jadi terkenal. Dan tentu saja semuanya tidak bisa didapatkan dalam suatu siklus saja. Tentunya mereka juga dituntut untuk menyambung terus karya mereka dengan menelurkan album secara teratur, yang otomatis menciptakan sebuah deadline. Dan tentu saja sesuatu yang diciptakan tergesa-gesa dikejar garis mati, akan menjadi karya yang harus dibuang ke keranjang sampah.</p>
<p>Mungkin ada lusinan teori lagi diluar sana tentang penurunan kualitas ini, seperti kurangnya objek inspirasi (seperti cinta melulu) dan lain-lain, namun pada tulisan ini mungkin hanya satu teori diatas yang bisa aku beberkan.</p>
<p>Terakhir, tulisan ini murni opini, no offense buat teman-teman blogger yang up-to-date pada musik. Bagi yang selalu mengikuti perkembangan musik, mari sama-sama berharap kualitas musik akan terus meningkat. Bagi para pecinta lagu-lagu lama, silahkan sharing lagu-lagu â€œklasikâ€ kesukaannya di kolom komentar.</p>
<p>Mungkin untuk kehidupan aku bisa mengikuti zaman. Namun untuk musik, biar kuseret telinga ini ke masa-masa kemarin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/untuk-senandung-kita-beda-kawan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahkan akupun heran</title>
		<link>http://www.langittimur.com/bahkan-akupun-heran.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/bahkan-akupun-heran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 15:18:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang merinding mendengar beberapa bait kata yang beliau lontarkan, atmosfer kelas seakan berbalik, dari cerah menawan menjadi gelap mengancam. Semua kegirangan karena berita liburan, seakan terbungkam hanya dengan satu kali perkataan â€œkita libur karena kakak kelas kita melaksanakan UNâ€. Sebuah kalimat yang menakutkan, walaupun kami masih mempunyai waktu satu tahun lagi untuk menghadapinya, namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_514" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/03/jurnal.jpg"><img class="size-medium wp-image-514" title="jurnal" src="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/03/jurnal-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">menunggu untuk datang ke tempat ini... kembali.</p></div>
<p>Semua orang merinding mendengar beberapa bait kata yang beliau lontarkan, atmosfer kelas seakan berbalik, dari cerah menawan menjadi gelap mengancam. Semua kegirangan karena berita liburan, seakan terbungkam hanya dengan satu kali perkataan â€œkita libur karena kakak kelas kita melaksanakan UNâ€. Sebuah kalimat yang menakutkan, walaupun kami masih mempunyai waktu satu tahun lagi untuk menghadapinya, namun tetap saja, UN masih terdengar menakutkan bagi kami.</p>
<p><span id="more-513"></span></p>
<p>Namun tak ada rasanya yang lebih ketakutan jika dibandingkan dengan mimik wajah kakak kelasku di seluruh Indonesia. Sungguh, rasa takut mereka seakan menyebar, membuat beberapa kalangan menjadi ikut takut, yang mana seharusnya anteng-anteng saja. Namun yah, ini liburan, segigih apapun para guru meyakinkan kami bahwa ini hanyalah â€belajar di rumahâ€.</p>
<p>Akhirnya aku menjalani liburan dengan teman-teman. Menjalankannya dengan terlalu menyenangkan, hingga larut dalam liburan itu sendiri, mungkin itu jugalah penyebab aku dengan biadab tidak melirik blog tercinta ini, langit yang cerah, sang junjungan aurora, maafkan aku langittimur. Aku memang tipikal orang yang jika sudah terlarut dalam sesuatu, maka akan sulit mengendap kembali. Aku terlalu terbuai dalam liburan ini, hingga melupakan betapa cemasnya kakak kelas ketika menghadapi tantangan negara, aku juga sampai melupakan langittimur.</p>
<p>Aku sangat menikmati liburan ini, namun ternyata menikmati sesuatu itu juga ada batasnya, sekarang aku sudah jenuh, aku bagaikan air keruh bercampur ampas teh didasar gelas, yang dibuang sayang, diminum tak enak. Apapun yang ingin kulakukan, rasanya tidak mood. Sudah berkali-kali aku dicerca pertanyaan-pertanyaan dari teman dan pembaca, apa ada yang salah dengan langittimur yang sudah seperti langit mati. Karena itu aku mencoba menulis beberapa tulisan yang agak serius, namun hasilnya gugur. Tulisan yang kubuat adalah tulisan rendah yang seharusnya diremuk lalu dibuang ke perapian. Efek libur ternyata hampir sama dengan kejenuhanmu ketika sekolah.</p>
<p>Aku sendiri heran, aku kesal harus mengakui ini, namun harus: Aku rindu sekolah. Kembali hidup normal mungkin bisa membuat naluri menulisku kembali layak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/bahkan-akupun-heran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rintihan kala malam</title>
		<link>http://www.langittimur.com/rintihan-kala-malam.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/rintihan-kala-malam.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 11:51:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Siapa itu yang merintih? Kuntilanak? Bukan! Anjing tetangga?? Bukan!! Nenek-nenek yang jari telunjuk kirinya sakit? Hampir tepat!! Namun Â dalam kasus ini, pemerannya adalah blogger 16 tahun. Ya, aku sedang sakit, memang bukan sakit yang parah bagi kebanyakan orang. Namun, siapa yang bisa memberikan tolak ukur apa yang disebut â€œparahâ€ itu?? Parahnya sebuah penyakit itu relatif! [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_503" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/02/medicine.jpg"><img class="size-medium wp-image-503" title="medicine" src="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/02/medicine-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Obat. makanan akhir-akhir ini...</p></div>
<p>Siapa itu yang merintih? Kuntilanak? Bukan! Anjing tetangga?? Bukan!! Nenek-nenek yang jari telunjuk kirinya sakit? Hampir tepat!! Namun Â dalam kasus ini, pemerannya adalah blogger 16 tahun.</p>
<p><span id="more-500"></span></p>
<p>Ya, aku sedang sakit, memang bukan sakit yang parah bagi kebanyakan orang. Namun, siapa yang bisa memberikan tolak ukur apa yang disebut â€œparahâ€ itu?? Parahnya sebuah penyakit itu relatif! Tak bisa diukurâ€¦ mungkin bagi sebagian orang sakitku mungkin hanya penyakit kecil, namun ini cukup bagiku untuk mengganti dengkur kenikmatan dengan rintihan-rintihan pilu.</p>
<p>Oke, cukuplah basa-basinya. Aku akan memberitahukan penyakitku. Penyakit yang kuvonis sendiri dengan penelitian sendiri pula. Penyakitku adalah dua penyakit enteng yang bergabung menjadi penyakit yang bisa membuatku mangap-mangap. Dua penyakit itu adalah:</p>
<ol>
<li>kuku ku mengalami apa yang disebut kak      Nana sebagai <a href="http://nanaharmanto.wordpress.com/2010/01/09/kedagingen/" target="_blank">kedagingen</a></li>
<li>FLU. Oleh-oleh dari angin muson barat      dari Australia      (ini penyakit impor)</li>
</ol>
<p>Hmmâ€¦. Sejauh ini mereka berkolaborasi dengan sangat bagus. Membuatku merintih sekaligus sesak napas. Salut buat tuhan!!</p>
<p>Mungkin efek sakitnya sudah mulai membuat muak. Namun ada beberapa efek yang membuat penyakit ini semakin biadab. Berhubung penyakit ini tak begitu dianggap serius, maka ini tak terlalu mencuri perhatian khusus bagi orang tua. Lihat tulisanku <a href="http://www.langittimur.com/ketika-blogger-sakit.html" target="_blank">yang ini</a> dan anda akan segera tahu kalau aku sangat ingin sakit sekaligus alasannya.</p>
<p>Satu efek lagi: aku tak bisa mengambil bonus bolos dari penyakit yang tanggung-tanggung iniâ€¦.</p>
<p>Namun tak apalah sakit sedikitâ€¦ kapan lagi kita bisa menghargai apa yang itu disebut â€œkesehatanâ€??</p>
<blockquote><p>Fiuuhâ€¦ maaf bagi para pembaca LT jika aku belum bisa membuat tulisan yang agak serius. Coba scroll ke atas, pasti akan ketemu alasannya: Aku sakit!. Pesan dari langittimur: sekarang musim pancaroba. Hujan dan panas kadang datang seenak udel mereka. Banyak penyakit enteng yang kadang lumayan menyebalkan akan menhampiri kita. Mulai dari yang elit seperti alergi serbuk bunga, hingga yang konvensional seperti kudis, kurap, dan kutu air. Jangan tunggu sakit untuk menghargai sang kesehatan!!</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/rintihan-kala-malam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Debu itu tak kan mengganggu!!</title>
		<link>http://www.langittimur.com/debu-itu-tak-kan-mengganggu.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/debu-itu-tak-kan-mengganggu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 13:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Ada orang-orang yang sangat suka mengamati matahari, kemanapun dia pergi. Matahari pun seakan tak mau kalah, bersolek, berkawan dengan alam sekitar, membuat mata ini terbelalak, tak sanggup menampung keindahan-keindahan ini di kornea mata. Matahari memang begitu menawan, kita bisa terpana ketika ia terbit, terkadang kita mendelik ketika ia terik, namun jarang yang menikmati kala ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_489" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/02/badai-debu.jpg"><img class="size-medium wp-image-489" title="badai-debu" src="http://www.langittimur.com/wp-content/uploads/2010/02/badai-debu-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">debu... debu..</p></div>
<p>Ada orang-orang yang sangat suka mengamati matahari, kemanapun dia pergi. Matahari pun seakan tak mau kalah, bersolek, berkawan dengan alam sekitar, membuat mata ini terbelalak, tak sanggup menampung keindahan-keindahan ini di kornea mata. Matahari memang begitu menawan, kita bisa terpana ketika ia terbit, terkadang kita mendelik ketika ia terik, namun jarang yang menikmati kala ia akan pergi. <span id="more-488"></span></p>
<p>Aku juga sepertinya adalah orang yang sangat senang memperhatikan bintang kuning itu, matahari bagiku seperti mempunyai rantai tak terlihat, menarik-narik leherku untuk menatapnya ketika ia akan pergi, seakan berkata: â€œhei! Lihatlah! Lihat keindahanku untuk terakhir kalinya hari ini!â€ ohh.. senjaâ€¦</p>
<p>Namun akhirnya aku tak lagi bisa melihat senja begitu sering, sekarang bangunan sudah bertambah banyak, bertambah padat dan terus memadat. Beberapa ada yang tinggi menjulang, mengganggu pandangan. Aku sebenarnya tidak merasa terlalu risih, sampai akhirnya aku sadar: aku tak bisa melihat matahari terbenam lagi dari rumah.</p>
<p>Beberapa kali kusempatkan pulang ketika hari mulai sore dari sekolah, berharap bisa melihat matahari terbenam. Namun tak ada yang senikmat menikmati sunset dengan the hangat di tangan di teras rumah.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Akhir-akhir ini aku bertemu teman maya baru, si <a href="http://gadisnegridebu.blogspot.com/" target="_blank">Tilla</a>, anak Padang yang berdomisili di Padang, namun sekalipun aku belum pernah bertemu dengannya. Dia menetap di suatu tempat yang sangat aku ingin untuk tinggal walaupun sehari: Indarung. Sentral industri semen yang mengIndonesia, Semen Padang. Tempat yang berdebu, namun seru.</p>
<p>Ada alasan kenapa aku sangat menginginkan untuk menetap walau sehari di Indarung, disana kita bisa melihat matahri terbenam FULL, tanpa ada yang menghalangi, matahari seakan terbenam bersih, walaupun hujan deras membanjiri seluruh kota Padang, Indarung memang terletak di ketinggian.</p>
<p>Aku pun cukup sering mendengar ocehan Tilla tentang sunset yang dilihatnya. Terkadang aku terkesan, namun juga kesal. Ahhâ€¦ ingin sekali aku menginap disana, walaupun hanya untuk sekali senja. Tak peduli berapa kalipun Tilla mengingatkanku betapa benyaknya debu dari semen-semen disana.</p>
<p>Kau tahu kawan? Bagiku, sejauh senja jelas kutatap, debu itu tak kan mengganggu!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/debu-itu-tak-kan-mengganggu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hari itu tak sakral lagi</title>
		<link>http://www.langittimur.com/hari-itu-tak-sakral-lagi.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/hari-itu-tak-sakral-lagi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[cobalah kawan lihat ke kalender siang itu, pastikan hari itu tanggal 17 agustus, dan lihatlah ke sekeliling&#8230; kawan akan melihat berpuluh-puluh tiang bendera merah putih lengkap dengan benderanya berkibar gagah&#8230; tapi cobalah kawan untuk tidak mengamati situasi dari penampilan yang ada, tisiklah keadaan dari atmosfer yang terasa, bukankah semakin lama peringatan hari kemerdekaan ini terasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" src="http://kepakgaruda.files.wordpress.com/2009/08/garuda02.jpg?w=500&amp;h=375%27" alt="" /><br />
cobalah kawan lihat ke kalender siang itu, pastikan hari itu tanggal 17 agustus, dan lihatlah ke sekeliling&#8230; kawan akan melihat berpuluh-puluh tiang bendera merah putih lengkap dengan benderanya berkibar gagah&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-243"></span></p>
<p style="text-align:left;">tapi cobalah kawan untuk tidak mengamati situasi dari penampilan yang ada, tisiklah keadaan dari atmosfer yang terasa, bukankah semakin lama peringatan hari kemerdekaan ini terasa semakin suram? bukan hanya kamu, aku juga merasakan itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tak ada lagi upacara2 yang banyak digelar seperti dulu lagi. lusinan keluarga di suatu kelurahan malah pergi berlibur ke tempat2 rekreasi&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">apakah ini suatu pengkhianatan bagi negara? mungkin bisa saja disebut begitu, atau mungkin kita hanya malas karena untuk menaikkan bendera merah putih, kita tak perlu lagi mencurahkan darah sekarang.</p>
<p style="text-align:left;">apakah ini dampak atas kemajuan teknologi? mungkin juga begitu, masyarakat lebih suka menonton upacara dari pesawat televisi mereka masing-masing daripada melaksanakan upacara dengan warga2 lainnya..</p>
<p style="text-align:left;">jadi, kufur nikmat kah kita? tidak menghargai kemerdekaan karena tak perlu pertumpahan darah untuk menggapainya? atau ini hanyalah ego? sungguh tak jelas&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tapi yang pasti, pemikiranku ternyata benar, dimana suatu kemerdekaan tidak disakralkan lagi, itulah titik balik dari kemerdekaan itu sendiri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/hari-itu-tak-sakral-lagi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sungguh susah</title>
		<link>http://www.langittimur.com/sungguh-susah.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/sungguh-susah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 13:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[sungguh minggu yang berat, bukan hanya aku yang bilang, tapi juga sebagian besar manusia yang keajak ngobrol&#8230; mulai dari listrik yang mati-mati mulu dengan frekuensi yang ekstrim, sampai pada cuaca yang ga mau kompromi&#8230; itu cuma dilihat dari kacamata umum&#8230; jika dari anak sekolahan??? kami punya masalah juga, seperti minggu-minggu seblum puasa ini yang harusnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://ervakurniawan.files.wordpress.com/2009/07/kerja-keras.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">sungguh minggu yang berat, bukan hanya aku yang bilang, tapi juga sebagian besar manusia yang keajak ngobrol&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-239"></span></p>
<p style="text-align:left;">mulai dari listrik yang mati-mati mulu dengan frekuensi yang ekstrim, sampai pada cuaca yang ga mau kompromi&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">itu cuma dilihat dari kacamata umum&#8230; jika dari anak sekolahan??? kami punya masalah juga, seperti minggu-minggu seblum puasa ini yang harusnya santai, malah diselip-selipkan dengan ujian-ujian yang nantinya akan diakhiri oleh gerutuanku, seperti &#8220;mengapa tadi tidak nyontek yah??&#8221; atau &#8220;mengapa tadi nyonteknya kurang banyak ya&#8221; dan gerutuan-gerutuan tak masuk akal lainnya&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tapi tak apa&#8230; biar kuambil saja sisi baiknya, toh tanpa semua tekanan ini kita tak kan pernah menyadari betapa nikmatnya sebuah kebebasan, betapa indahnya sebuah kemerdekaan, dan betapa kejinya sebuah pengekangan&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">lagipula, apa gunanya seorang teman kalo bukan tempat bersandar ketika susah dan berbagi ketika senang&#8230; banyak anak kelas 3 yang mengeluhkan ulangan-ulangan dan pelajaran mereka yang makin susah pada temannya dengan nada kesal yang agak berlebihan, seakan-akan temannya itu yang bikin pelajaran jadi sedemikian rumit&#8230; tapi tak apa, selama teman tersebut tidak marah, maka sedikit demi sedikit kekesalan itu akan terkikis&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">dan betapa bodohnya bagiku untuk mencaci maki pelajaran ini, sebentar lagi puasa, berarti libur panjang, maka ketidakbebasan ini hanyalah statis, sementara&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">terakhir, dan perlu diingat, I&#8217;m a blogger. maka para blogger, hidupkan komputermu, duduk berhadapan dengannya, dan menulislah&#8230; karena memang itulah fungsi sebua blog&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/sungguh-susah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>smakin kukejar&#8230; smakin kau jauh&#8230;</title>
		<link>http://www.langittimur.com/smakin-kukejar-smakin-kau-jauh.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/smakin-kukejar-smakin-kau-jauh.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 12:48:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[pernahkah kawan merasakan bahwa suatu gangguan itu berperangai seperti anak yang bandel? semakin kita berusaha untuk menghilangkannya, semakin gencarlah dia mengganggu kita statement ini baru kusadari setelah 11 tahun bersekolah, bahwa ketika belajar fisika, ingin sekali rasanya ruangan kelas itu berubah jadi kamar plus kasur yang empuk, begitu sulit untuk membelalakkan mata saat itu&#8230; setibanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" src="http://www.langittimur.web.id/paper.jpg" alt="" /><br />
pernahkah kawan merasakan bahwa suatu gangguan itu berperangai seperti anak yang bandel? semakin kita berusaha untuk menghilangkannya, semakin gencarlah dia mengganggu kita</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-229"></span></p>
<p style="text-align:left;">statement ini baru kusadari setelah 11 tahun bersekolah, bahwa ketika belajar fisika, ingin sekali rasanya ruangan kelas itu berubah jadi kamar plus kasur yang empuk, begitu sulit untuk membelalakkan mata saat itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">setibanya di rumah, diwaktu malam dimana waktu yang tepat untuk tidur, aku hanya bisa melata tak jelas di atas kasur, sangat sulit memejamkan mata saat itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">karena itu, dapat ku simpulkan, semakin berusaha menolak sebuah gangguan, apakah itu sugesti atau perasaan, semakin gencar pulal gangguan itu mengganggu kita.</p>
<p style="text-align:left;">lihatlah, betapa kerasnya aku berusaha agar tetap terjaga ketika belajar, betapapun aku berdarah-darah membelalakkan mata ini, tetap saja rasa kantuk semakin menjadi.</p>
<p style="text-align:left;">betapapun juga aku berusaha berlari-lari supaya letih dan tertidur dimalam hari sampai tulang kakiku remuk, tak juga bisa kupejamkan mata ini&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">mari buktikan, jika saya bilang pada anda:</p>
<p style="text-align:left;">&#8220;jangan bayangkan ayam goreng!!&#8221; maka pasti sudah jatuh air liur anda walaupun aku bilang &#8220;jangan bayangkan&#8221;. betapapun kuatnya anda menahan, tapi tetap, sang ayam goreng akan berada di fikiran anda.</p>
<p style="text-align:left;">saya bilang &#8220;jangan lakukan suatu tindakan!!!&#8221; otomatis anda tetap melakukan tindakan karena memang, toh tak melakukan tindakan itu adalah suatu tindakan&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">maka aku berkesimpulan, bahwa kadangkala usaha yang berlebihan akan sia-sia&#8230; seperti sebuah lirik lagu yang baru-baru ini kudengar: &#8220;smakin kukejar&#8230; smakin kau jauh&#8230;&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/smakin-kukejar-smakin-kau-jauh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tergerogoti oleh zaman</title>
		<link>http://www.langittimur.com/tergerogoti-oleh-zaman.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/tergerogoti-oleh-zaman.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 13:53:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[*18-06-2009* kemaren, tepatnya malam minggu, 18 juli 2009, datang SMS dari cory yang isinya kira2 begini: sMuA nAq CPU, bEsOk QtA NgUmPul di skul jam 2, bwt persiapan datang ke pestanya bu yesi, guru TI kita tercinta, cuma 2 gang dari gedung skul koq, rumahnya&#8230; dateng smua yach&#8230;. ya sudahlah, toh aku seneng2 aja ngumpul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>*18-06-2009*</p>
<p><img src="http://www.langittimur.web.id/fotowaktuitu/IMG_0069.JPG" alt="" /></p>
<p>kemaren, tepatnya malam minggu, 18 juli 2009, datang SMS dari <a href="http://www.langittimur.web.id/cory-sang-penyelamat-hidup/">cory</a> yang isinya kira2 begini:</p>
<blockquote><p>sMuA nAq CPU, bEsOk QtA NgUmPul di skul jam 2, bwt persiapan datang ke pestanya bu yesi, guru TI kita tercinta, cuma 2 gang dari gedung skul koq, rumahnya&#8230;</p>
<p>dateng smua yach&#8230;.</p></blockquote>
<p>ya sudahlah, toh aku seneng2 aja ngumpul ma anak2 error itu&#8230; kuhubungi irfan dan anshar biar kami maen dota dulu sampe jam 2 besoknya&#8230;</p>
<p><span id="more-234"></span></p>
<p>*19-06-2009*</p>
<p>paginya jam 10, <span style="text-decoration: line-through;">tanpa mandi dulu</span> aku langsung melesat, menyetop ojek dengan muka sangar, langsung ke warnet depan sekolah, langsung create game dota waktu irfan ama anshar datang, dan maen sampe jam 2&#8230;</p>
<p>melesat ke rumah sang empu pesta, lewat sekolah dulu dan ga ada orang, lanjutkan perjalanan dan dilalatin mulu sambil nuggu cory CS:<br />
<img src="http://www.langittimur.web.id/fotowaktuitu/IMG_0067.JPG" alt="" /></p>
<p>mereka ga dateng(sialan!!!).</p>
<p>karena paksaan perut laper, kami langsung masuk ke pesta, langsung salaman,(fotonya ada diatas) trus makan soto plus iga sapi:<br />
<img src="http://www.langittimur.web.id/fotowaktuitu/IMG_0071.JPG" alt="" /></p>
<p>ya sudahlah&#8230; daripada nantinya postingan ini cuma jadi cerita bergambar, lebih baik langsung ke topiknya, karena:</p>
<p>1. judul postingan ini: &#8220;tergerogoti oleh zaman&#8221;</p>
<p>2. kategori postingan ini: &#8220;opini&#8221;</p>
<p>jadi, let&#8217;s go to my opinion&#8230;</p>
<p>jujur, aku ga suka banget pergi pesta pernikahan: &#8220;baralek&#8221; kata orang minang, kenapa? karena musiknya terlalu keras, bikin makanku jadi ga nyaman.</p>
<p>itu sekarang&#8230; dulu, kita ga bakal merasa bising dengan musik pesta yang membuat pekak itu, dulu kita akan disuguhkan dengan merdunya saluang, dan musik talempong, sekarang?? bisa dibayangkan&#8230;.</p>
<p>bukan hanya dalam pelaksanaan saja, dalam mengundang orang2 terdekat dalam pesta pernikahan, dulu orang2 minang menggunakan sirih, sekarang: tergantikan oleh permen&#8230;</p>
<p>yang paling berkesan, sewaktu perjalanan pulangku, aku naik mobil siteba: angkutan kota jurusan siteba, berwarna biru langit dan biasanya dimodifikasi habis-habisan&#8230;</p>
<p>waktu duduk di atas angkot, aku liat sopirnya berhenti di dekat 2 orang nenek2 sambil menurunkan volume lagu yang waktu itu lagunya &#8220;percayakan&#8221; Lyla</p>
<p>dalam hatiku berfikir &#8220;wah, supir yang sopan, orang tua naik, suaranya dikecilin&#8230;&#8221;</p>
<p>sedetik kemudian, aku menyesal memujinya diam-diam, ingin kucuci lidahku pake sabun kalo saja pujian tadi aku lontarkan. ternyata dia hanya sesaat mengecilkan suara VCD itu, untuk memancing agar orang tua tadi mau naiak, setelah naik, dengan agak biadap, dinaikkannya lagi volume itu&#8230;</p>
<p>belum cukup kekurangajarannya, seakan-akan ada tsunami tak terlihat dibelakang, dia menyetir mobil kaya&#8217; orang gila&#8230; salah seorang nenek itu hampir jatuh, untung beliau mencengkram pundakku&#8230;.</p>
<p>nah, apakah sesuatu yang kita dapat dari sana?? yap! bahwa semakin lama, budaya, tradisi, bahkan individu manusia akan digerogoti oleh zaman, terkikis masa, tergilas waktu.</p>
<p>nenek2 tadi, yang dahulunya menaiki bendi -kereta kayu yang ditarik kuda- yang berjalan pelan, sekarang dipaksa naik mobil yang ngebutnya minta ampun&#8230; dulu ketika naik bendi mereka mendengar tak-tik-tuk sepatu kuda yang merdu, sekarang dipaksa mendengar &#8220;percayakan&#8221; nya Lyla yang lumayan kencang&#8230;</p>
<p>mengundang kerabat untuk datang ke pesta: dahulu sirih, sekarang permen</p>
<p>hiburan pesta: dulu saluang, rabab dan talempong. sekarang organ tunggal dengan energi ribuan volt, membuat siapa saja tuli.</p>
<p>bahkan pepatah lama: tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan pun telah lekang dan lapuk sekarang&#8230;.</p>
<p>sekarang pertanyyaannya: dapatkah kita memastikan diri kita tak kan tergerogoti oleh zaman???</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/tergerogoti-oleh-zaman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ketika senioritas terkorbankan</title>
		<link>http://www.langittimur.com/ketika-senioritas-terkorbankan.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/ketika-senioritas-terkorbankan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 11:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[hari yang indah tak selalu diawali dengan sinar mentari terbit yang merekah&#8230; yah, seperti itulah yang terasa olehku ketika suara TV membangunkanku&#8230; ternyata adikku sedang menonton kartun minggu dengan suara yang agak bising. hari dingin, bahkan selapis selimut tebal belum bisa menghalau udara dingin agar tak menusuk tulangku. ingin kutarik selimut adikku yang tergeletak kusut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter" src="http://i499.photobucket.com/albums/rr355/zhombee/sssdgf.jpg" alt="" /><br />
hari yang indah tak selalu diawali dengan sinar mentari terbit yang merekah&#8230;</p>
<p>yah, seperti itulah yang terasa olehku ketika suara TV membangunkanku&#8230; ternyata adikku sedang menonton kartun minggu dengan suara yang agak bising.</p>
<p><span id="more-200"></span></p>
<p>hari dingin, bahkan selapis selimut tebal belum bisa menghalau udara dingin agar tak menusuk tulangku. ingin kutarik selimut adikku yang tergeletak kusut dibawah bantal, tapi kuurungkan niatku ketika kulihat jarum pendek dan panjang jam dindingku telah menusuk angka 7 dan 30&#8230;</p>
<p>aku belum shalat apalagi mandi, tapi yang kutakutkan adalah SEKARANG HARI PERTAMA MOS DI SMA3 PADANG dan aku adalah salah satu penanggung jawab salah satu gugus disana, segera ku SMS temanku untuk menanyakan apakah ada briefing dulu untuk persiapan nanti. SMSku dijawab:</p>
<blockquote><p>kita bakal ada briefing dulu jam 8, harus datang semua, pakaian harus rapi, pake baju batik, sepatu hitam, boxer lo ga boleh keliatan!!</p></blockquote>
<p>hebat, keterkejutanku didukung oleh suara burung memekik diluar yang dingin sana, membuatku terhenyak dan langsung berwudhu, shalat, dan berpakaian -tak sedikitpun terlintas pikiran untuk mandi-</p>
<p>tiba di sekolah, kulihat hanya fadhel yang baru datang, sedetik kemudian barulah aku sadar, bahwa hanya segelintir dari anak sekolahan yang datang ONtime&#8230;</p>
<p>singkat cerita, ditengah-tengah briefing aku teringat akan kopdar palanta, so, mau ga mau aku harus ninggalin semua aktivitas persiapan MOS ini demi kopdar pertamaku di palanta&#8230;.</p>
<p>langsunglah stop angkot dan melaju ke GOR dan langsung disapa om <a href="http://dhilarental.com" target="_blank">JER</a> yang lagi duduk2 di kafe banana tempat kopdar diadakan&#8230;.</p>
<p>kopdarnya keren, para perwakilan blogger dari padang pada ngumpul disana, jadi kalau diajak ngobrol terasa nyambung&#8230;</p>
<p>langsunglah acara berlanjut pada pengambilan hadiah lomba blogger train tours yang diadakan bebarapa waktu yang lalu, sebagai informasi aja, aku dapat juara 3 dalam lomba foto, jujur, aku juga heran waktu fotoku dikomentari di forum palanta, komentar jurinya kira2 begini:</p>
<blockquote><p>3.Â Â Â <strong>Awaaasss tsunami mikro! (Aurora)</strong><br />
Fotografernya keluar dari pakem dalam sudut pengambilan foto. Horizontal yang harusnya lurus, diambil miring menjadi diagonal, menjadikan foto ini cukup berbeda. Tidak semua fotografer menyukai gaya seperti ini, tapi keunikannya tetap tidak bisa diabaikan. Objek yang biasa, menjadi sedikit luar biasa.</p></blockquote>
<p>terasa tak pantas olehku waktu nerima hadiah itu, bukan karena aku sedikit cari sensasi dengan foto yang kuambil dengan sudut yang berbeda, tapi emang tangan ini ga mau diem waktu motret, jadinya miring&#8230;</p>
<p>ni foto yang juara itu:</p>
<p style="text-align:center;"><em>awaaasss tsunami mikro!</em></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://i499.photobucket.com/albums/rr355/zhombee/btt/IMG_1458.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">nah, hadiahnya pun oke punya, baju, voucher simpati 100.000, juga piala &#8220;juara 3 lomba palanta bla..bla..&#8221; dan vouchernya telah terkirim ke tangan kakekku dengan imbalan 100.000 rupiah(jiwa dagang yang sejati..)</p>
<p style="text-align:left;">nah, diwaktu pulang, ada keluarga jauhku yang baru pulang dari belanda, nah, jadinya makan coklat impor belanda ga terlalu buruk untuk melewatkan malam khan&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">nah, pelajaran yang bisa kuambil adalah, ternyata rasa senioritas yang tinggi untuk membimbing anak baru di MOS, layak sekali untuk dikorbankan untuk hal yang lebih menyenangkan lagi, (walopun nantinya bakal didamprat sama panitia MOS lainnya).</p>
<p style="text-align:left;">dan satu lagi, ternyata hari yang indah &#8220;memang&#8221; tak selalu diawali dengan sinar mentari terbit yang merekah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/ketika-senioritas-terkorbankan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>met jalan black&#8230;</title>
		<link>http://www.langittimur.com/met-jalan-black.html</link>
		<comments>http://www.langittimur.com/met-jalan-black.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 12:10:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aurora</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.langittimur.web.id/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[si black, kucingku yang kupelihara sejak kecil, telah meninggalkan dunia ini untuk selamanya setelah hidup selama 5 tahun, waktu yang teramat cepat bagiku&#8230; time passes by direction unknown&#8230; you&#8217;ve left us now, but we&#8217;re not alone&#8230; before you know it, your cups overflown you measured no one that i&#8217;ve ever known.. and it&#8217;s quite allright&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.easternsunprintworks.com/specials/clearance/fullimages/AngelCat.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:left;">si black, kucingku yang kupelihara sejak kecil, telah meninggalkan dunia ini untuk selamanya setelah hidup selama 5 tahun, waktu yang teramat cepat bagiku&#8230;</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-85"></span></p>
<p style="text-align:center;">
<blockquote>
<p style="text-align:left;">time passes by direction unknown&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">you&#8217;ve left us now, but we&#8217;re not alone&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">before you know it, your cups overflown</p>
<p style="text-align:left;">you measured no one that i&#8217;ve ever known..</p>
<p style="text-align:left;">and it&#8217;s quite allright&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">and goodbye for now&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">just look up to the stars and believe who you are</p>
<p style="text-align:left;">cause its quite alright&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">and so long good bye&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">
</blockquote>
<p style="text-align:left;">halo black, bisakah dari alam baka itu kau baca blogku? yah, ini aku, arif, orang yang selalu menjadi sandaran tidurmu setiap dia tahiyatul akhir shalat maghribnya, orang yang selalu menyisakan makanannya dan kau yang berbaik hati mau memakan sisa itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">aku jugalah orang yang selalu memarahimu ketika kau terlalu dekat dengan kolam ikan keluargaku, takut kau menerkan ikan lelenya, aku juga orang yang selalu meleraimu bertengkar jika kau sedang berselisih dengan kucing jantan tetangga yang sering mengganggu pacarmu itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">akulah orang yang 5 tahun lalu menyaksikan dengan mata kepalaku seekor kucing rumahan mungil berwarna hitam legam lahir di kamar orangtuaku yang mana beliau-beliau sedang bersembunyi karena geli pada binatang kecil sepertimu black&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tapi aku tidak! aku tetap berjongkok didepan ibumu yang sepertinya waswas akan diriku yang mungkin akan menyakitimu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">asal kau tahu black, aku suka kucing, dan kucing yang kupunya hanya ibumu yang sudah tua, aku bertekad ingin merawatmu karena semua saudara2 sebelummu pada mati diterkam kucing jantan tetangga black&#8230; takut mengganggu kekuasaannya&#8230; jahat betul ya black&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tapi untukmu spesial black, sengaja kuambil sapulidi ku untuk berjaga-jaga ketika kudengar ibumu merintih mau melahirkan&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">tapi sekarang, kau juga akan menyusul ibumu, black tanpa meninggalkan keturunanmu yang lain yang mungkin akan mengingatkanmu pada ekormu yang bengkok itu&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">sudahlah black&#8230; toh dengan post ini aku bakal mengingatmu setiap ku-load pagenya&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">satu lagi, sampaikan salamku pada michael jackson di dunia sana&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.langittimur.com/met-jalan-black.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
